Kudis, Salah Satu Penyebab Kulit Gatal Alergi Malam Hari

Kudis Adalah Alergi Gatal Pada Malam Hari Yang Disebabkan Oleh Tungau Yang Bersarang Dibawah Lapisan Epidermis. Dalam Mengatasi Ini Bisa Dengan Menggunakan Obat Herbal Hinori .

Kudis Adalah Alergi Gatal Pada Malam Hari Yang Disebabkan Oleh Tungau Yang Bersarang Dibawah Lapisan Epidermis. Dalam Mengatasi Ini Bisa Dengan Menggunakan Obat Herbal Hinori

Karena Penularannya Disebabkan Oleh Tungau Kecil

Penyebab Kudis Ini Adalah Tungau Yang Bernama Sarcoptes Scabiei. Cara Kerja Tungau Ini Yaitu Dengan Menggali Liang Yang Akan Digunakan Untuk Bersarang Di Bawah Lapisan Kulit Epidermis.

Alergi pada kulit memang sangat beragam, begitu juga dengan penyebabnya. Ada salah satu alergi kulit yang menimbulkan gejala sangat gatal saat malam hari, yaitu kudis atau scabies. Kudis adalah salah satu penyakit kulit yang paling umum terjadi, khususnya di negara berkembang. Kudis bisa menyerang atau berpotensi terhadap siapa saja. Sifat dari penyakit kudis ini dapat menular karena penularannya disebabkan oleh tungau kecil yang menyusup ke dalam lapisan kulit luar. Tungau ini menyebabkan adanya ruam pada kulit dan terasa sangat gatal terutama saat malam hari. Tungau ini susah untuk dibuang dengan mudah karena fisiknya sangat kecil sehingga tidak tampak oleh mata. kulit gatal alergi malam hari seperti ini harus segera diatasi agar anda merasa nyaman, apalagi malam adalah waktu untuk beristirahat.

Seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa penyebab kudis ini adalah tungau yang bernama Sarcoptes Scabiei. Cara kerja tungau ini yaitu dengan menggali liang yang akan digunakan untuk bersarang di bawah lapisan kulit epidermis. Mengapa saat malam hari terasa sangat gatal? hal ini disebabkan oleh suhu malam yang hangat sehingga terbentuklah ruam. Ruam tersebut umumnya terdapat pada bagian tubuh seperti jari- jari, siku, bokong, sekitar selangkangan,lutut, sekitar payudara, dll. kulit gatal alergi malam haridari kudis inimerupakan reaksi kulit terhadap feses tungau.

Masa inkubasi kudis sekitar 30-42 hari sebelum muncul ruam dan juga gatal. Namun, bagi anda yang sebelumnya pernah mengidap penyakit kulit kudis ini, maka akan lebih cepat lagi kemunculannya. Feses tungau memang masih bisa tersisa selama kurun waktu tertentu sekalipun anda sudah pernah membasmi sebelumnya. Hal inilah kemudian, gatal- gatal kadang masih tersisa.

BAGAIMANA PENULARAN KUDIS ?

Kudis yang menyebabkan kulit gatal alergi malam hari ini dikategorikan sebagai penyakit kulit menular.

Karena kudis ini penyebabnya adalah tungau, maka penularannya bisa melalui beberapa cara berikut : 

  1. Kontak kulit secara langsung. Hal ini seperti berjabat tangan, berpelukan, berhubungan seks, dll.

  2. Penggunaan barang pribadi secara bersamaan.

Tungau pada penyakit kudis dapat hidup tidak lebih dari 3 hari. Saat itulah, penderita kudis harus berhati- hati terutama pada orang- orang yang tinggal serumah. Usahakan untuk menggunakan barang- barang pribadi tidak bergantian, seperti handuk, baju, dll. Jika barang pribadi digunakan bersamaan, maka orang yang sehat juga dapat tertular penyakit ini dengan mudah.

  1. Kontak langsung dengan hewan. Penyakit kudis ini tidak hanya bisa terjadi pada manusia saja, namun hewan juga bisa mengidapnya. Namun, yang perlu anda ketahui adalah hewan memiliki jenis tungau yang berbeda. Mengetahui hal ini, alangkah lebih baiknya jika anda memiliki hewan peliharaan agar selalu menjaga kebersihannya juga. Kebersihan pada hewan peliharaan juga berdampak pada kesehatan anda.

PENCEGAHAN PENYAKIT KUDIS

Kulit gatal alergi malam hari yang disebabkan oleh kudis ini tentunya dapat dicegah. Sebelumnya, sebaiknya para penderita melakukan pemeriksaan dokter untuk didiagnosa dengan baik. Diagnosis penyakit ini dilakukan dengan uji tinta serta kerok kulit. Uji tinta yang dilakukan oleh dokter fungsinya adalah untuk mengetahui keberadaan tungau. Selain dengan tinta bisa juga dengan kulit yang dilakukan dengan sangat hati- hati untuk menghindari infeksi kulit. Dokter akan melakukan pemeriksaan pada sampel kulit untuk mengetahui positif tidaknya ada tungau bersarang. Sekalipun penderita sudah melakukan pengobatan, maka pencegahan juga sebaiknya diketahui dan dilakukan agar kudis kembali lagi.

Berikut beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan.

  1. Menjaga kebersihan

Ini adalah poin penting bagi semua orang, tidak hanya pengidap penyakit kudis saja. Dengan menjaga kebersihan, maka bakteri, virus, jamur tidak akan mudah singgah. Kebersihan ini meliputi segala hal, baik kebersihan lingkungan, pakaian, badan, hewan peliharaan jika ada, dll.

  1. Mencuci pakaian dengan air panas

Bagi anda atau anggota keluarga yang mengidap kudis ini, sebaiknya pakaian dicuci dengan menggunakan air panas. Tidak hanya pakaian, handuk, seprei, semuanya demikian. Setelah mencucinya, jemur di bawah terik matahari agar lebih bersih.

  1. Membungkus rapat barang yang tidak dapat dicuci

Untuk mengatasi hal ini, anda bisa membungkusnya dengan rapat dengan plastik dan melatakkannya jauh dari jangkauan anggota keluarga. Paling tidak selama tungau tersebut mati yaitu sekitar 14 hari.

PENGOBATAN KUDIS

Kulit gatal alergi malam hari seperti ini harus dengan cepat dilakukan pengobatan. Anda bisa melakukan pengobatan dari dokter dan bisa juga didukung dengan obat herbal untuk mempercepat penyembuhan.

Salah satu obat herbal yang cocok untuk mengobati penyakit kulit seperti ini adalah Hinori . Ini adalah produk herbal yang terbuat dari Citrifolia. Citrifolia memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Hal inilah yang menjadikan buah Citrifolia ini banyak dijadikan sebagai bahan dasar dari suatu produk tertentu. Aroma Citrifolia mungkin memang tidak enak jika dikonsumsi secara langsung, namun dengan Hinori  yang sudah diproses dengan menggunakan teknologi canggih anda dapat mengonsumsinya dengan baik.

Anda bisa mengonsumsi produk ini dengan teratur sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan.

Hinori  yang merupakan produk herbal ini aman digunakan dan dapat dikonsumsi oleh siapa saja. kulit gatal alergi malam hari dapat teratasi dengan Hinori  ini. Anda bisa membelinya secara online di tempat terpercaya dengan berdiskusi mengenai kondisi kesehatan anda.

Sudah banyak orang yang berhasil mengatasi gatal- gatalnya dengan produk ini. Jadi tunggu apa lagi? gatal- gatal akan segera sembuh dan anda bisa bergaul dengan siapa saja dengan aman, nyaman dan percaya diri.

Testimoni Kulit Gatal Dengan Cara Mendetoksifikasi Racun Yang Ada Didarah Dan Serta Memperbaiki Sel Darah Yang Masam Menjadi Basah Alkali Normal Lagi Khususnya Yang Sudah Lanjut Usia Agar Bisa Hidup Beraktivitas Normal Kembali Tanpa Bergantung Dengan Obat-Obatan Kimia Seumur Hidupnya

Memperbaiki Sel-Sel Yang Asam Jadi Basah Alkali

√ Memelihara dan Menjaga Kesehatan Kulit Secara Alami.

√ Menormalkan Kulit Dari Gangguan Racun Secara Aman dan Alami.

Penyebab Kulit Gatal| Gejala Kulit Gatal | Cara Mengobati Kulit Gatal

Apa Kata Mereka Yang Telah Berhasil Mengkonsumsi Hinori

TAK MINDER LAGI UNTUK BERGAUL Pada masyarakat umum nama Kulit Gatal  akan terdengar awam di telinga. Sejenis apakah itu? Tapi bagi mereka yang mengetahui hal ini pasti tidak ingin didekati oleh Kulit Gatal. Kulit Gatal adalah penyakit gangguan auto imun – menyerang imunitas tubuh – tapi hanya pada kulit. Walau jenisnya tidak terlalu berbahaya seperti Lupus. Namun Kulit Gatal ini juga mampu menyebabkan kanker kulit jika dibiarkan berkembang.

 

Ratri Zulkarnaen

Ratri Zulkarnaen adalah salah satu penderita Kulit Gatal . Mulanya pada bulan Agustus 1996 silam, Ratri mengalami rasa gatal di siku lengannya. Warnanya pun memerah, namun jika digaruk menimbulkan bekas luka. Ratri berpikir bahwa itu merupakan rasa gatal biasa. Tak berselang lama, gatal dan merah tersebut menjalar ke bagian tubuh lainnya. “Parahnya kulit yang sudah memerah tersebut mudah terkelupas, dan sangat sensitif sehingga mudah berdarah,” ujar Ratri.

Langkah medis segera diambil Ratri. Karena wilayah penyebarannya sudah mencapai kepala. “Saya sangat malu dalam pergaulan. Bahkan untuk melakukan hobi renang saja saya sampai tidak berani.” Pihak dokter yang menangani Ratri, hanya bisa memberikan salep, yang hasilnya hanya untuk menjaga agar penyebarannya tidak lebih parah.

“Saya pernah membaca sebuah artikel di koran nasional, bahwa Kulit Gatal ini belum ada obatnya. Penyakit ini bisa membahayakan dan beresiko menyebabkan komplikasi seperti kardiovaskuler, diabetes, kanker, obesitas dan lain-lain,” ungkap Ratri yang menceritakan bahwa penyebab terjadinya Kulit Gatal adalah stress.

Solusi medis hingga non-medis dijalani. Akupuntur pun dilakukan Ratri. Hasilnya tak jua berbuah positif. Sudah lebih dari 13 tahun Ratri memerangi Kulit Gatal . Bahkan tingkat kespasrahkan telah ia genggam kuat. Sampai pada Februari 2009 silam Ratri diperkenalkan Hinori Citrifolia. “Awalnya sih terpaksa karena yang menawari teman, ya saya beli aja, yah tidak ada salahnya dicoba. Saya rutin mengonsumsi dengan dosis 2x30ml hingga 4x30ml. Alhamdulillah hasilnya menakjubkan.” Ratri tidak lagi mengalami gatal-gatal, jika kulitnya mulai memerah dan gatal, Ratri langsung mengoleskan Hinori Citrifolia pada daerah yang diserang Kulit Gatal tersebut.

“Alhamdulillah kesabaran saya dalam menghadapi cobaan Allah SWT, berlabuh di Hinori Citrifolia. Hinori Citrifolia memberi solusi secara global, tidak hanyak membantu mengatasi masalah kesehatan, tapi membantu saya dan suami dalam program pelangsingan tubuh. Dan yang terpenting, saya tidak malu untuk bersosialisasi, serta melakukan hobi renang saya. Terima kasih Hinori Citrifolia.”