Gejala kulit gatal

Gejala kulit gatal alergi makanan anak

Beberapa gejalakulit gatal alergi makanan anak yang sering dialami sesaat atau bahkan setelah beberapa jam sang anak mengonsumsi makanan tertentu dan harus benar-benar di awasi oleh para orang tua ialah sebagai berikut:

  • Rasa mual setelah menyantap makanan
  • Muntah tiba-tiba
  • Menjadi diare
  • Mengeluhkan rasa gatal di area mulut, tenggorokan, kulit, mata, dan telinga
  • Bibir menjadi bengkak tanpa sebab
  • Timbul ruang kemerahan seperti bintik dan bentol besar di area kulit
  • Tenggorokan yang tersumbat, seperti kesulitan dalam bernafas dan menelan makanan
  • Lidah yang membengkak
  • Batuk dan nafas tersengal-sengal
  • Nafas terasa berat dan bebunyi
  • Nafas sang anak memburu
  • Anak menjadi sulit berbicara bahkan kehilangan suara secara mendadak
  • Mengeluhkan rasa nyeri di area dada
  • Menjadi pusing dan oyong
  • Wajah memucat bahkan membiru
  • Kaki dan tangan sang anak akan mendingin
  • Denyut nadi melemah
  • Pingsan tiba-tiba

Testimoni Kulit Gatal Dengan Cara Mendetoksifikasi Racun Yang Ada Didarah Dan Serta Memperbaiki Sel Darah Yang Masam Menjadi Basah Alkali Normal Lagi Khususnya Yang Sudah Lanjut Usia Agar Bisa Hidup Beraktivitas Normal Kembali Tanpa Bergantung Dengan Obat-Obatan Kimia Seumur Hidupnya

Memperbaiki Sel-Sel Yang Asam Jadi Basah Alkali

√ Memelihara dan Menjaga Kesehatan Kulit Secara Alami.

√ Menormalkan Kulit Dari Gangguan Racun Secara Aman dan Alami.

Penyebab Kulit Gatal| Gejala Kulit Gatal | Cara Mengobati Kulit Gatal

Apa Kata Mereka Yang Telah Berhasil Mengkonsumsi Hinori

TAK MINDER LAGI UNTUK BERGAUL Pada masyarakat umum nama Kulit Gatal  akan terdengar awam di telinga. Sejenis apakah itu? Tapi bagi mereka yang mengetahui hal ini pasti tidak ingin didekati oleh Kulit Gatal. Kulit Gatal adalah penyakit gangguan auto imun – menyerang imunitas tubuh – tapi hanya pada kulit. Walau jenisnya tidak terlalu berbahaya seperti Lupus. Namun Kulit Gatal ini juga mampu menyebabkan kanker kulit jika dibiarkan berkembang.

 

Ratri Zulkarnaen

Ratri Zulkarnaen adalah salah satu penderita Kulit Gatal . Mulanya pada bulan Agustus 1996 silam, Ratri mengalami rasa gatal di siku lengannya. Warnanya pun memerah, namun jika digaruk menimbulkan bekas luka. Ratri berpikir bahwa itu merupakan rasa gatal biasa. Tak berselang lama, gatal dan merah tersebut menjalar ke bagian tubuh lainnya. “Parahnya kulit yang sudah memerah tersebut mudah terkelupas, dan sangat sensitif sehingga mudah berdarah,” ujar Ratri.

Langkah medis segera diambil Ratri. Karena wilayah penyebarannya sudah mencapai kepala. “Saya sangat malu dalam pergaulan. Bahkan untuk melakukan hobi renang saja saya sampai tidak berani.” Pihak dokter yang menangani Ratri, hanya bisa memberikan salep, yang hasilnya hanya untuk menjaga agar penyebarannya tidak lebih parah.

“Saya pernah membaca sebuah artikel di koran nasional, bahwa Kulit Gatal ini belum ada obatnya. Penyakit ini bisa membahayakan dan beresiko menyebabkan komplikasi seperti kardiovaskuler, diabetes, kanker, obesitas dan lain-lain,” ungkap Ratri yang menceritakan bahwa penyebab terjadinya Kulit Gatal adalah stress.

Solusi medis hingga non-medis dijalani. Akupuntur pun dilakukan Ratri. Hasilnya tak jua berbuah positif. Sudah lebih dari 13 tahun Ratri memerangi Kulit Gatal . Bahkan tingkat kespasrahkan telah ia genggam kuat. Sampai pada Februari 2009 silam Ratri diperkenalkan Hinori Citrifolia. “Awalnya sih terpaksa karena yang menawari teman, ya saya beli aja, yah tidak ada salahnya dicoba. Saya rutin mengonsumsi dengan dosis 2x30ml hingga 4x30ml. Alhamdulillah hasilnya menakjubkan.” Ratri tidak lagi mengalami gatal-gatal, jika kulitnya mulai memerah dan gatal, Ratri langsung mengoleskan Hinori Citrifolia pada daerah yang diserang Kulit Gatal tersebut.

“Alhamdulillah kesabaran saya dalam menghadapi cobaan Allah SWT, berlabuh di Hinori Citrifolia. Hinori Citrifolia memberi solusi secara global, tidak hanyak membantu mengatasi masalah kesehatan, tapi membantu saya dan suami dalam program pelangsingan tubuh. Dan yang terpenting, saya tidak malu untuk bersosialisasi, serta melakukan hobi renang saya. Terima kasih Hinori Citrifolia.”